Rangkuman Pertemuan 4 Metodologi Riset
METODE, TEKNIK
DAN INSTRUMEN DALAM PENELITIAN
TAHAP PEMILIHAN METODE, TEKNIK DAN INSTRUMEN DALAM PENELITIAN
TAHAP PEMILIHAN METODE, TEKNIK DAN INSTRUMEN DALAM PENELITIAN
Pada tahap ini seorang peneliti harus melakukan identifikasi alat (tools) apa yang sesuai untuk mengambil data dalam hubungannya dengan tujuan penelitannya.
METODE
DAN TEKNIK
- Metode Dapat Diartikan Sebagai Cara Berpikir- Teknik Diartikan Sebagai Cara Melaksanakan Hasil Berpikir
PENGUMPULAN
DATA Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum pengumpulan data dilakukan :
- Jenis data yang diperoleh- Sumber data- Cara pengumpulan data
- Jumlah data yang diperlukan
- Jumlah data yang diperlukan
JENIS DATA
1.DATA
PRIMER
CIRI :
- Merupakan informasi yang dikumpulkan peneliti langsung dari sumbernya.
- Peneliti bertindak sebagai pengumpul data
- Membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi
- Keuntungannya dapat dipercaya
2. DATA SEKUNDER.
-informasi yang dikumpulkan pihak lain
-Peneliti tidak langsung memperoleh data dari sumbernya.
-Peneliti bertindak sebagai pemakai data
Data sekunder dibagi dua kelompok berdasar sumbernya:
1. Data internal yang tersedia di tempat penelitian dilakukan
2. Data eksternal yang merupakan data perolehan dari pihak luar. Menghemat waktu, biaya
dan tenaga. Data yang diperoleh belum tentu sesuai dengan keinginan atau maksud
peneliti, serta tidak diketahui dengan pasti kebenarannya.
INSTRUMEN
PENELITIAN
Ada beberapa alasan kecendrungan penggunaan instrumen dalam penelitian, yaitu:
1.Instrumen dapat membantu memperoleh data atas dasar kondisi yang telah diketahui.
2.Instrumen berfungsi membatasi lingkungan atau ruang lingkup dengan cara tertentu,
maka instrumen juga dapat digunakan untuk memperoleh data tambahan dari situasi.
3.Instrumen dapat membuat informasi yang dapat direkam secara permanen untuk
dianalisa di masa yang akan datang. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kamera,
tape recorder, begitu juga melalui tulisan.
WAWANCARA
- Alat pengumpul data untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya.
- Ada beberapa faktor yang mempengaruhi arus informasi dalam wawancara, yaitu:
1.Pewawancara, pengumpul informasi yang diharapkan dapat menyampaikan
semua pertanyaan dengan jelas, merangsang responden untuk menjawab
semua pertanyaan dan mencatat semua informasi yang dibutuhkan dengan benar.
2.Responden, pemberi informasi yang diharapkan dapat menjawab semua pertanyaan
dengan jelas dan lengkap. Sehingga diperlukan motivasi atau kesediaan menjawab
pertanyaan dan hubungan selaras antara responden dan pewawancara.
Berikut ini adalah beberapa jenis wawancara yang biasa digunakan:
1.Wawancara seleksi (screening
interview) yaitu wawancara yang dilakukan untuk memilih
orang atau kandidat yang paling
qualified untuk masuk ke tahap seleksi selanjutnya.
2.Wawancara dengan menggunakan media elektronik seperti audio tape atau telepon
(telephone
interview) yaitu wawancara yang langsung dilakukan dengan menggunakan
media telepon. Wawancara ini biasanya dilakukan bila masih ada hal yang ingin
ditanyakan langsung pada pihak responden.
3.Wawancara kelompok (Panel or Group
Interview) yaitu wawancara yang dilakukan pada
dua atau lebih pewawancara sekaligus pada waktu yang sama
Jenis wawancara dapat dibedakan menurut sifat pertanyaan :
1.Wawancara terpimpin (directed/guided
interview)
Pertanyaan diajukan menurut daftar
pertanyaan yang telah disusun. Pewawancara sudah mempunyai arah yang pasti dan
harus dituruti
2.Wawancara tak terpimpin (non-directed/unguided
interview),terjadi tanya jawab bebas
antara pewawancara dan responden. Pewawancara menggunakan tujuan penelitian
sebagai pedoman, sehingga informasi yang diinginkan tetap dapat diperoleh
3.Wawancara bebas terpimpin (controlled
interview),
merupakan perpaduan antara
wawancara terpimpin dengan wawancara tak terpimpin. Pewawancara sudah menyusun
inti pokok pertanyaan yang akan diajukan
Jenis wawancara dapat dibedakan menurut dari Jumlah Pewawancara :
1.Wawancara perorangan (personal
interview),
seorang pewawancara berhadapan
langsung dengan seorang responden yang diwawancarai.
2.Wawancara kelompok (group
interview),
sekelompok pewawancara berhadapan dengan
seorang atau kelompok responden. Tujuan pelaksanaan wawancara ini adalah untuk
saling mengadakan kontrol, melengkapi, dan memperjelas yang masih kabur. Selain itu,
wawancara jenis ini dapat menghemat waktu.
KUESIONER
- Kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang diajukan pada seorang responden untuk
mencari jawaban dari permasalahan yang diteliti.
- Dalam kuesioner terdapat pertanyaan, pernyataan dan isian yang harus dijawab oleh
responden.
- Kelemahan penggunaan kuesioner adalah terbatasnya mendapatkan informasi mengenai
kasus-kasus yang sifatnya personal, karena peneliti hanya menanyakan sepintas saja dan
biasanya hanya sekali selain itu hubungan antara peneliti dengan responden hanya
bersifat sementara
Berdasar bentuknya, Kuesioner dapat dibedakan menjadi:
1.Kuesioner berstruktur (structured questionnaire)
Jawaban pertanyaan yang diajukan sudah disediakan. Responden diminta untuk memilih
satu jawaban yang sesuai dengan dirinya. Jadi pertanyaan bersifat tertutup.
2.Kuesioner tak berstruktur (unstructured
questionnaire)
Jadi responden diberi kebebasan untuk menjawab pertanyaan menurut pendapat sendiri
Komentar
Posting Komentar